Arbeloa: 200 Laga untuk Real Madrid itu Tak Terbayangkan

Update Terakhir: October 5, 2014

Alvaro Arbeloa

Arbeloa: 200 Laga untuk Real Madrid itu Tak Terbayangkan Pemain tim nasional Spanyol yang sudah berusia 31 tahun itu telah membalikkan perhatian yang dimilikinya untuk dapat memenangkan gelar juara Liga Champions dan juga trofi Piala Dunia antar Klub yang lainnya bersama dengan tim masa kecilnya.

Salah seorang pemain bertahan andalan Real Madrid yaitu Alvaro Arbeloa telah menyatakan rasa tidak percaya yang dimilikinya setelah berhasil mencapai laga yang ke 200 untuk membela klub yang berasal dari ibukota Spanyol tersebut, dan sang pemain senior itu juga sudah menargetkan untuk dapat meraih gelar juara Liga Champions lagi.

Arbeloa datang melalui jajaran pemain pemuda di Madrid akan tetapi pemain tersebut gagal untuk dapat menembus ke dalam tim utama dan kemudian pergi meninggalkan Santiago Bernabeu ke Deportivo La Coruna pada tahun 2006 lalu sebelum kemudian menemukan jalannya kembali ke Santiago Bernabeu tiga tahun kemudian, melalui Liverpool.

Arbeloa: 200 Laga  – Pemain yang berusia 31 tahun itu hanya memiliki dua tahun lagi di dalam kontraknya pada saat ini bersama dengan Los Blancos dan kini pemain bertahan tersebut sedang mengincar trofi Piala Dunia Antarklub yang pertama dan juga mengincar gelar juara Liga Champions yang ke 11 bersama dengan Real Madrid setelah berhasil mewujudkan mimpi la Decima mereka pada musim lalu.

“Untuk seorang pemain akademi seperti saya yang telah memainkan 200 laga untuk Real Madrid itu tidak pernah terbayangkan.”

“Kami berharap untuk dapat memenangkan Piala Dunia Antar Klub pada bulan Desember mendatang sehingga kami kemudian bisa mengatakan bahwa kami telah memenangkan segalanya bersama dengan Real Madrid. Ini merupakan musim ke enam saya berada di sini dan tidak ada yang lebih besar di dunia sepak bola daripada menang bersama dengan Real Madrid. “

Arbeloa meruakan seorang pemain pengganti pada bulan Mei kemarin ketika los Blancos pada akhirnya berhasil mengakhiri penantian mereka selama 10 tahun untuk dapat mengenakan mahkota gelar juara Liga Champions mereka yang ke sepuluh, yang pemain asal Spanyol itu katakan merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

“La Decima dan menit ke 93 (ketika Sergio Ramos berhasil menyamakan kedudukan) akan selalu hidup di dalam memori setiap penggemar Real Madrid. Tahun saat saya datang, (Zinedine) Zidane mencetak gol yang luar biasa untuk trofi yang ke sembilan dan 12 tahun kemudian saya merupakan bagian dari skuad pemenang La Decima.”
“Itu sulit bagi masyarakat untuk memahami betapa pentingnya untuk menang bagi sebuah tim yang telah kamu telah saksikan sejak kamu masih seorang anak kecil dan menyaksikan pahlawan kamu memenangkan Piala Eropa.”

Real Madrid akan menghadapi persaingan dari klub asal Meksiko yaitu Cruz Azul dan juga klub asal Argentina yaitu San Lorenzo ketika mereka menuju ke Maroko pada bulan Desember mendatang untuk berkompetisi di FIFA Club World Cup 2014.

Arbeloa: 200 Laga untuk Real Madrid itu Tak Terbayangkan